
Saat ini tingkat keterbukaan dan kebijakan perusahaan dalam menangani karyawannya yang memiliki profesi ganda mulai muncul. Pengertian profesi ganda di sini adalah ketika karyawan tidak hanya menggantungkan hidup dari pendapatan rutin dari sebuah perusahaan, tapi juga memiliki usaha sampingan. Entah itu berjualan makanan, bekerja sebagai perencana pesta pernikahan atau wedding organizer, berprofesi sebagai penyiar radio atau bahkan memiliki usaha kecil-kecilan antar jemput anak sekolah. Tentunya dilakukan di luar jam kerja. Tidak sedikit perusahaan yang bersikap terbuka pada karyawannya menyoal 2 profesi ini. Ada yang terang-terangan membolehkan karyawannya bekerja di perusahaan lain setelah jam kantor selesai, ada pula yang membolehkan tapi dengan syarat tertentu, misalnya tidak bekerja pada bidang industri yang sama. Ada banyak faktor penyebabnya, diantaranya adalah karena kurangnya jumlah penghasilan yang diberikan oleh perusahaan, ketidaksesuaian jenis pekerjaan yang dilakukan di kantor dengan minat karyawan (ingin mendapatkan penghasilan tambahan), ketidakpuasan (sakit hati) karyawan terhadap kebijakan manajemen dan sebagainya. Bila Anda ingin melakukannya, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini tipsanda.com akan menguraikan tips sukses memiliki profesi ganda: Read more






