Jan
25th

Berdasarkan penelitian, 80% dari usaha-usaha swasta kecil mengalami kegagalan di tahun pertama operasinya dan kurang dari 20% gulung tikar di tahun kelima. Waralaba, pada sisi lain, sedikit lebih berhasil. Hanya kurang dari 5% usaha waralaba yang gagal. Alasannya, hal itu berkat adanya penelitian pada fase awal usahanya. Berikut ini adalah tips bagaimana mengatasi kegagalan dalam bisnis waralaba: Read more

Jan
20th

Mimpi ibu jaman sekarang, bukan lagi ingin agar anaknya menjadi dokter, arsitek atau ilmuwan yang lain, melainkan menjadi seorang pengusaha. Mungkin, para ibu sudah ‘meramal’ bahwa pekerjaan akan semakin sulit didapat di masa depan. Dan, barangkali mereka pun menilai, profesi  pengusaha bisa hidup lebih sejahtera dibandingkan profesi pegawai. Nah, jika Anda tertarik untuk mencetak anak menjadi pengusaha, ada baiknya Anda mulai mengajarkan ilmu bisnis paling sederhana kepada anak sejak kecil. “Untuk menjadi entrepreneur sejati, yang berperan bukan hanya bakat. Seseorang terbentuk bukan karena genetika semata, namun juga karena pengaruh interaksi dengan lingkungannya. Manusia menjadi sesuatu bukanlah secara by nature, melainkan by murture,” kata Rhenald Kasali Ph.D., pakar marketing, Guru Besar Universitas Indonesia. Berikut ini adalah tips bagaimana melatih anak menjadi seorang pengusaha: Read more

Percayakah Anda bahwa makan bersama seseorang bisa mengubah hubungan Anda dengannya untuk selamanya? Berawal dari makan selama 1 jam, sebuah kesan akan terbentuk. Mungkin dari suka bertambah suka, atau sebaliknya. Teori ini tidak hanya berlaku buat Anda yang sedang berkencan dengan kekasih, tetapi juga dalam dunia kerja dan dunia bisnis. ‘Ratu lunch Meeting’, Robin Jay, penulis buku The Art of Business Lunch, yang juga praktisi periklanan asal las Vegas, Amerika Serika, konon telah melakukan lebih dari 3.000 kali lunch meting dengan ribuan klien. Pertemuan tersebut telah mendongkrak angka penjualan perusahaannya hingga lebih dar 2.000 persen. Agar sukses mencapai kesepakatan dalam jamuan makan siang ini, berikut ini akan dijelaskan hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum mengundang atau hadir dalam sebuah acara lunch meeting: Read more

Di samping modal uang, sebenarnya tidak dibutuhkan banyak hal untuk memulai berinvestasi dan berbisnis di bidang properti. Hampir semua orang bisa melakukannya. Yang dibutuhkan hanyalah kesabaran, keuletan, kemampuan untuk bernegosiasi dan kemauan bekerja keras. Dalam bisnis properti, ada kalanya Anda bertindak sebagai penjual, namun di saat lain Anda  bertindak sebagai pembeli. Sebagai pemilik aset properti, Anda tentunya harus pintar-pintar menawarkan ‘barang dagangan’. Belum tentu sekali menawarkan  bisa laku. Kadang, hingga puluhan kali ditawarkan, hingga berbulan-bulan pasang iklan di Koran, baru bisa laku sesuai harga yang Anda kehendaki. Sementara sebagai pembeli juga harus pandai-pandai ‘membaca’ potensi aset properti baik dari sisi harga, lokasi, bentuk dan sebagainya (baca: Tips Cermat Membeli Lokasi/Tanah). Untuk tiu, sebagai investor properti Anda harus up to date dalam informasi seputar jual beli properti. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda ketahui untuk mempersiapkan diri melakukan investasi/bisnis di bidang properti: Read more

Nov
30th

Memulai usaha tak selalu membutuhkan modal besar. Dengan sedikit usaha dan kreatifitas Anda bisa memulai bisnis layanan rumah tangga atau Home Service Business. Bisnis Layanan rumah tangga adalah bisnis jasa yang memberikan pelayanan ke rumah, Apa saja yang bisa dijadikan bisnis layanan rumah tangga? Yakni, mulai dari jasa menjual dan mengantarkan bahan makanan pokok, jasa cuci mobil panggilan, mobile spa, laundry (dari pakaian, karpet hingga sofa), salon hewan hingga membersihkan apartemen pun bisa. Bagaimana memulai dan system kerjanya? Berikut ini tipsanda.com akan memberikan panduannya: Read more