Pernah menghadiri jamuan bisnis? Bagaimana rasanya, canggung dan salah tingkah? Tenang, setelah belajar etiketnya, dijamin Anda siap menghadiri jamuan-jamuan berikutnya. Jamuan bisnis merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pergaulan professional. Jamuan bisnis tidak hanya makan-minum, tapi juga ada etiket yang perlu diketahui. Jangan dianggap enteng, karenameski tak ada sangsi, tapi salah beretiket bisa berpengaruh terhadap kelanjutan bisnis Anda. Ada beberapa aturan pokok yang harus Anda pahami dalam suatu jamuan bisnis, karena kredibilitas Anda juga dipandang dari cara Anda berprilaku dalam jamuan bisnis tersebut. Berikut ini akan diuraikan bagaimana tips etika pada jamuan bisnis, menurut Indayati Oetomo, pakar etiket dan pengembangan kepribadian dari International Robert Power:

1. Istilah-istilah Makan. Dalam jamuan makan internasional dikenal 6 jenis istilah makan: coffee morning (10:00-12:00), brunch alias breakfast (antara waktu makan pagi dan makan siang), lunch (11:30-17:00), teatime (14:30-17:00), cocktail (18:00-19:00) dan dinner (19:00).

2. Pilihan Awal yang Cermat. Jika Anda dihadapkan pada 2 opsi, menu buffet atau pilih menu, Anda sebaiknya cermat menjawab. Kalau nafsu makan Anda tidak kencang, maka lebih bagus jika yang dipilih adalah per menu saja. “Kesalahan yang sering terjadi, kita kerap menjawab terserah. Padahal jawaban ini menunjukkan kita tidak mampu menentukan pilihan. Bagaimana relasi bisnis Anda menilai Anda capable, jika dalam urusan memilih menu saja, Anda tidak mampu menentukan pilihan,” kata Indayati.

3. Menjalin Percakapan. Awali percakapan dengan pemilihan topic yang ringan, bersifat netral, tidak kontrversial dan tidak menyinggung masalah pribadi. Agar tidak terlalu tegang, mulailah dengan membicarakan mengenai kejadian yang terjadi hari itu, seperti cuaca, berita aktual dan hiburan. Hindari pembicaraan yang mengarah pada perdebatan, apalagi samapai tarik urat syaraf. Setelah itu, baru meningkat ke level berikutnya. Di sinilah Anda bisa menyampaikan maksud dan tujuan dari pertemuan tersebut. “Hindari prolog pembicaraan dengan kalimat ‘Maksud saya mengundang adalah’ karena kesannya kita pamrih sekali. Sepotong kata pembuka tapi bisa mempunyai opini buruk. Sebaiknya katakan, ‘Ini kesempatan bagus untuk bertemu, bisa tidak kita melakukan kerjasama’,” saran Indaryati.

4. Perangkat Makan. Untuk formal dinner peralatan yang digunakan adalah piring makan, gelas air, gelas anggur putih, dan gelas anggur merah. Lalu serbet, garpu hidangan pertama, garpu hidangan utama, pisau hidangan pertama, sendok sup, sendok buah atau garpu hidangan laut. Menu lengkap jamuan makan malam resmi diawali dengan pre dinner drink atau minuman pembuka yang biasanya mengandung alkohol. Lalu appetizer (hidangan pembuka), selanjutnya main course (hidangan utama) dengan cirinya hidangan dari daging. Kemudian ditutup dengan dessert. Tak ketinggalan the atau kopi.

5. Aturan Memulai Menyantap Hidangan. “Gunakan perangkat makan dari yang letaknya terlar, di kiri dan kanan Anda,” kata Indaryati. Perlu juga diketahui bahwa minuman diletakkan di sisi kanan dan salad atau roti di kiri Anda. Jadi jangan salah ambil. Ambil serbet dan letakkan di pangkuan. Bila ingin meninggalkan meja makan saat acara makan berlangsung, jangan lupa meletakkan serbet di bangku, bukan di atas meja.

6. Aturan Makan. Makanlah dengan perlahan, jangan terlalu cepat dan bernafsu (walaupun Anda tengah lapar). Jika Anda ingin minuman beralkohol, sebaiknya jangan lebih dari 1 gelas dan pilihlah yang light sepertii wine. Apabila Anda wanita, pastikan noda lipstick Anda tidak menempel di gelas. Cara makan daging ala Amerika dan Eropa berbeda. Kalau ala orang Amerika, daging dipotong-potong dan dimakan dengan menggunakan tangan kanan. Sedangkan Eropa, daging diiris, lalu dimakan dengan posisi pisau dan garpu menghadap ke bawah. Hindari juga bersendawa dan menguap tanpa menutup mulut. Hal ini akan mengesankan Anda tidak sopan. Bagi wanita, tahan keinginan Anda untuk mengoreksi make up dan menyisir rambut di depan umum. Bagi Pria, jika ruangan berpendingan, tangan keinginan Anda untuk merokok.

7. Selama Acara Jamuan Berlangsung, sebaiknya matikan alat komunikasi. Jangan memotong pembicaraan dengan menerima telepon. “Intinya, perlakukan orang yang berada di depan Anda sebagai orang penting. Jangan memotong omongannya untuk menerima telepon masuk,“ lanjut Indaryati.

8. Selesai Makan. Posisi sendok, garpu dan pisau ketika sudah selesai makan tidak sama dengan posisi yang menyatakan, Anda sedang beristirahat. Sendok dan pisau pada posisi pukul 4, menyatakan  Anda telah selesai makan.



Related Post


  • Tips Sukses Mentraktir Makan
  • Tips Berbisnis Dengan Kekasih Anda
  • Tips Meningkatkan Penjualan Perusahaan Dengan Lunch Meeting
  • Tips Gaya Berbusana Bisnis Berdasarkan Negara
  • Tips Sukses Berbisnis Bersama Teman

  • Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari Tipsanda.com?
    Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

    Delivered by FeedBurner