Selama ini masyarakat lebih banyak menyimpan dananya di Bank, baik dalam bentuk tabungan atau deposito dalam mata uang rupiah. Padahal bank juga dapat dimanfaatkan untuk bertransaksi valuta asing, seperti dollar Amerika (USD), dollar Singapore (SGD) atau mata uang asing lainnya. Memang menabung dalam bentuk mata uang asing hanya diberikan bunga (interest) yang sangat kecil, namun Anda bisa berinvestasi atau “bermain” valuta asing dan simpan dana tersebut di Bank. Ada beberapa tujuan menyimpan dana dalam mata uang asing dalam jangka panjang, yaitu: 1) Berencana melanjutkan sekolah ke luar negeri, 2) berencana berwisata ke luar negeri/mejalankan ibadah haji, dan  3) Ingin mempertahankan daya beli dan nilai mata uang Anda (Rupiah ter-depresi akibat mengalami tingkat inflasi yang tinggi). Bila Anda memiliki rencana-rencana tersebut di atas, maka mulailah untuk menukarkan rupiah Anda dan menyimpan dalam bentuk dollar Amerika misalnya. Belilah secara regular setiap bulan, sehingga Anda memperoleh dollar averaging, maka dollar yang Anda punyai memiliki harga yang rata. Namun bila Anda ingin mengenbangkan dana Anda sesegera mungkin, Anda bisa berinvestasi atau “bermain” dollar memakai dana (uang) idle Anda, dengan langkah tradisional sebagai berikut:

1. Tukarkan rupiah Anda saat Dollar sedang rendah. Anda bisa bandingkan nilai tukar tersebut di Bank Langganan atau agen money changer terdekat di tempat Anda. Cari nilai yang terendah. Sebagai informasi awal, Anda bisa mendapatkannya di situs Bank Indonesia  (www.bi.go.id), situs www.google.com (dengan mengetikan “kurs rupiah dollar”). Misalnya pada tanggal tersebut 1 USD bernilai Rp 9.400,-

2. Perhatikan dengan seksama, nomor seri Dolar dan periksa kondisi fisik (lembaran kertas) yang Anda terima (jangan terima lembaran yang cacat atau ada lipatan atau coretan)

3. Setelah Anda terima, silahkan buka rekening dollar di Bank atau bisa Anda simpan di safe deposit box (SDB) di Bank Anda.

4. Tentukan target keuntungan Anda, seandainyaAnda ingin margin keuntungan 10%, maka  saat 1 USD bernilai Rp 10.340,- silahkan Anda “cairkan” dollar Anda ke rupiah. Lakukan ini dalam kurun waktu 1 – 12 bulan.

5. Jangan simpan dollar terlalu lama, melebihi 12 bulan, melainkan perhatikan selalu perubahan nilai tukar yang terjadi setiap minggu atau setiap bulan. Dan ingat, jangan memakai uang belanja bulanan atau uang sekolah atau uang keperluan lainnya untuk keperluan ini.

Selama ini mungkin Anda baru menyimpan tabungan dalam bentuk rupiah, mengapa Anda tidak membuka rekening dollar dan “memainkannya“, untuk mencari margin keuntungan atas perubahan nilai tukar yang ada. Silahkan mengasah kemampuan analissi dan memanfaatkan dana investasi Anda. Salah satu prinsip investasi adalah diversifikasi, dan dollar merupakan cara yang layak dicoba. Selamat berinvetasi valuta asing!



Related Post


  • Tips Cermat Seluk Beluk Investasi Emas
  • Tips Tepat Berinvestasi Uang Untuk Hasil Terbaik
  • Tips Cerdas Mengajarkan Anak Dua Bahasa
  • Tips Memperkirakan Kenaikan-Penurunan Harga Emas
  • Tips Mudah Meningkatkan Nilai TOEFL dan IELTS

  • Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari Tipsanda.com?
    Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

    Delivered by FeedBurner