Mar
12th

Anda mencari investasi yang mudah, tak butuh modal besar dan bisa menangkal inflasi. Cobalah untuk berinvestasi emas. Fakta membuktikan jika terjadi inflasi, harga emas akan naik lebih tinggi dari inflasi. Jika inflasi mencapai 10%, maka emas akan naik 13%. Jika inflasi 100%, maka emas akan naik menjadi 200%. Keuntungan lain, harga emas dipatok dengan harga dollar. Jadi jika dollar naik, Anda dapat 2 keuntungan, dari kenaikan dollar dan kenaikan harga emas sendiri. Itu sebabnya , Anda mesti mempertimbangkan investasi emas ini. Namun sebaliknya, perlu dicatat juga bahwa harga emas cenderung stabil jika laju inflasi rendah. Bahkan cenderung sedikit menurun jika laju inflasi di bawah dua digit. Jadi, sangat tidak disarankan berinvestasi emas dalam jangka pendek (1 tahun atau kurang). Kekurangan lain dari investasi emas ini adalah pada storage dan handling. Menyimpan emas agak berisiko dan mahal. Jika disimpan kurang baik, bisa terjadi oksidasi dan perubahan warna. Khusus emas berbentuk koin, jika penyok atau cuil, sulit di treatment ulang. Hal ini bisa mengurangi harga. Jadi jika Anda  tertarik menggeluti investasi ini, jangan buru-buru ke toko emas, simak dulu artikel tipsanda berikut ini dengan cermat, agar Anda tidak salah langkah:

1. Perhiasan. Jenis ini hanya menguntungkan bila disimpan jangka panjang. Pasalnya, saat dijual kembali harganya akan turun sampai 20% untuk biaya pembuatan. Toko emas juga harus menanggung ketidakaslian dan penurunan kadar emas karena harus dilebur ulang. Dengan kata lain, perhiasan kurang tepat untuk berinvestasi. Sifatnya subyektif, tergantung selera individu. Sangat mungkin Anda membelinya dengan mahal tapi ketika dijual harganya jatuh karena modelnya tidak lagi up to date.

2. Batangan. Jenis ini dianggap paling menguntungkan. Bahkan beberapa orang mengembangkannya dengan metode berkebun emas. Di mana pun dan kapan pun Anda jual, harganya selalu mengikuti harga internasional yang berlaku. Emas batangan tersedia dalam ukuran 1,2,3,5,10,20,25, dan 50 gram. Terberat 1 kg dengan kadar 22 karat (95%) atau 24 karat (99%). Semakin kecil ukuran, ongkos pembuatannya semakin murah. Namun jika Anda ingin berinvestasi dalam jumlah cukup besar, sebaiknya beli dalam ukuran besar untuk memperkecil total ongkos pembuatan yang harus dikeluarkan.

3. Koin. Disebut koin emas ONH (ongkos naik haji). Penamaan ini sebetulnya hanya taktik pemasaran. Nyatanya, investasi ini sama dengan investasi emas lain. Harganya sama dengan harga emas yang mengikuti harga mata uang dollar (USD), dan aman terhadap inflasi. Dulu koin emas ini diharapkan bisa menjadi alternative investasi bagi mereka yang ingin menabung untuk persiapan ibadah haji. Nilai dan kadarnya sama dengan emas batangan. Namun, jumlahnya terbatas dan sulit dijumpai di pasaran. Koin emas tersedia dalam ukuran 1,5 dan 10 gram. Ada juga koin emas yang harganya sampai lebih dari Rp 50 milyar karena nilai sejarah, kepemilikan, dan kejadian penting saat diluncurkan.

4. Sertifikat Emas. Untuk jenis ini, Anda tak perlu memiliki emas secara fisik. Cukup berinvestasi lewat sertifikat emas atau Gold Exchange Trade Fund (Produk Berjangka Emas) yang dikeluarkan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Anda bisa membuka rekening di salah satu pialang yang akan mentransaksikan investasi Anda. Produk kontrak berjangka milik BBJ ini diperdagangkan melalui bursa komoditas (bursa berjangka). Selain lebih aman, dengan produk berjangka ini, investasi emas terdaftar secara resmi dan bisa dperdagangkan secara resmi pula di pasar bursa seperti halnya perdagangan saham.

5. Tabungan Emas. HSBC Syariah menawarkan tabungan ini. Portofolio yang digunakan emas 24 karat. Nasabah akan menerima sertifikat kepemilikan emas. Bentuk fisik emas akan disimpan bank atau vendor yang ditentukan. Satuan emas minimum 10 gram dan kelipatannya. Anda cukup membuka rekening di bank bersangkutan. Setoran dana tunai akan dikonversi menjadi harga emas. Jadi, bisa terlihat berapa gram yang ditabung.

6. Tempat Mendapatkan Emas Yang Dipercaya. 1) Toko Emas. Namun, toko emas tidak selalu ready stock. Dulu kantor pegadaian sempat menyediakan jasa penjualan emas koin.  Namun karena harga emas terus melonjak dan permintaan kian turun, akhirnya jasa ini ditiadakan. 2) Unit Bisnis PP Logal Mulia PT. Aneka Tmabang (Antam), di jalan pemuda – Jl. Raya Bekasi Km. 18, Pulogadung, Jakarta. Untuk informasi harga dan ukuran yang etrsedia, Anda dapat menghubungi bagian pemasaran (021 – 4757108)



Related Post


  • Tips Cerdik Menyiapkan Dana Pendidikan Anak
  • Tips Mengembangkan Hobi Menjadi Investasi
  • Tips Memperkirakan Kenaikan-Penurunan Harga Emas
  • Tips Lengkap Seluk Beluk Profesi Disk Jockey (DJ)
  • Tips 7 Langkah Singkat Menuju Kaya

  • Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari Tipsanda.com?
    Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

    Delivered by FeedBurner