Masih ragu untuk melanjutkan pendidikan S2? Kalau orang tua masih sanggup untuk membiayai pendidikan sampai ke jenjang Strata 2 (S2) atau Master Degree, Anda harus memanfaatkannya sebaik mungkin. Karena banyak orang yang berusaha mati-matian mencari beasiswa S2, maklum biayanya masih tergolong tinggi. Sebagai referensi, biaya kuliah S2 di Magister Manajemen UGM (MM UGM) adalah sekitar 40 juta rupiah, kemudia Magister Teknologi Informasi UGM (MTI UGM) adalah sekitar 33 juta rupiah. Walau bisa diangsur per semester, tapi tetap saja masih tergolong mahal. Kesempatan kuliah S2 memang langka. Biasanya setelah lulus S1, Anda memilih buru-buru mencari kerja dan berpikir untuk melanjutkan kuliah setelah punya cukup tabungan saja. Padahal dengan gelar master di tangan, Anda akan mendapat banyak keuntungan. Berikut ini akan dipaparkan keuntungan dan bagaimana memperoleh peluang kerja dengan gelar S2 (master degree) di tangan Anda:

1. Kaya Ilmu. Makin sering bertemu buku pastinya ilmu Anda ikut bertambah. Meskipun awalnya  terasa berat untuk terus belajar dan disibukkan dengan setumpuk tugas (lagi), semua itu bakal terus mengasah otak. Pada akhirnya, semua teori yang Anda dapat, akan membantu dalam dunia kerja.

2. Membangun Karakter. Tahu kan, bagaimana ilmu padi? Semakin berisi, semakin merunduk. Nah, orang berilmu biasanya juga punya karakter kuat. Berhubung terbiasa denga pola piker sistematis (karena ditempa melalui rutinitas diskusi dan penulisan makalah), Anda lebih tenang saat menghadapi masalah dan percaya diri dalam situasi apapun. Hal ini tentu menguntungkan bila nantinya Anda menjalai profesi yang penuh tekanan.

3. Membuka Peluang. “S1 Banyak yang menanggur, bagaiman dengan S2?” Jangan pesimis dulu! Justru mahasiswa S2 punya peluang lebih besar dari mahasiswa S2 punya peluang lebih basar dari lulusan S1 karena ilmunya makin spesifik. Apalagi bidang yang Anda pilih jarang diambil orang, dan dibutuhkan pasar industry, misalnya bidang Teknologi Informasi. Dijamin saingannya hanya segelintir. Selain itu dari sisi usia, lulusan S2 masih diberikan kesempatan hingga usia 30 tahun untuk fresh graduate, sementara lulusan S1 fresh graduate biasanya dibatasi maksimal usia 26 tahun. Anda bisa cermati mengani batasan usia ini di iklan-iklan lowongan kerja).

4. Gaji Lebih Besar. Tidak perlu malu mengakui kalau gaji menjadi salah satu pertimbangan Anda untuk melanjutkan pendidikan. Lulusan S2 memang mendapatkan gaji lebih besar disbanding lulusan S1, khususnya di perusahaan-perusahaan swasta atau multinasional, terutama kalau bidangS2-nya rumit atau bersifat teknis. Karena selain kemampuan dan ilmu S2 lebih tinggi, perusahaan merasa kompetensi Anda perlu dihargai lebih.

5. Karir Ekspres. Jangan heran kalau lulsan S2 menempati posisi lebih tinggi dari lulusan S1. Biasanya mereka dianggap mmpu menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan baik, sehingga dipercaya dapat memimpin fresh graduate S1. Promosi atau kenaikan jabatan juga sangat terbuka, selama Anda bisa menunjukkan performa yang bagus.

6. Jaringan Luas. Bisa jadi teman sekelas Anda adalah orang-orang yang sudah bekerja sambil kuliah S2. Tak jarang beberapa diantaranya memegang posisi penting di perusahaan mereka. Jadi, selain bisa sharing pengalaman kerja, Anda juga bisa memperluas jejaring. Siapa tahu, setelah melihat prestasi Anda pada saat kuliah, mereka langsung menawari lowongan kerja atau posisi di perusahaan mereka. Sekali merengkuh dayung, 2-3 pulau terlampaui, bukan?

7. Kesempatan Tak Terduga Dari Institusi. Jika selalu berprestasi, ada kemungkinan Anda bisa ditawai pekerjaan atau proyek, sebelum menyelesaikan kuliah S2 Anda. Misalnya, menjadi Dosen, ikut serta dalam proyek Dosen Anda atau sebagai narasumber di sebuah talk show. Bahkan, bukan tidak mungkin peluang Anda akan memperoleh beasiswa S3 (Doctoral) pun makin besar!



Related Post


  • Tips Mengoptimalkan Gelar Akademis Untuk Karir
  • Tips Efektif Menyelesaikan Skripsi/Tugas Akhir
  • Tips Tepat Melakukan Investasi Karir
  • Tips Mengenali 10 Alasan Anda Perlu Perencanaan Keuangan Matang
  • Tips Mengenali Jenis Kerusakan Rem Mobil

  • Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari Tipsanda.com?
    Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

    Delivered by FeedBurner