Pilihan sekolah lagi itu penting. “Karena di sinilah ide-ide segar muncul, konsep dan teknik-teknik baru kembali diperkenalkan, yang semuanya itu sangat berguna untuk pekerjaan kita,” kata Fenny Abubakar, konsultan di Jakarta Consulting Group, Lembaga Pengembangan Kinerja Eksekutif. Menurut Fanny, ada 6 langkah yang perlu dipersiapkan , jika Anda sudah mantap untuk kembali menimba ilmu di banku kuliah:
1. Tujuan Pendidikan. Tentukan tujuan pendidikan Anda, apakah untuk menunjang karir atau ingin mengubah jalur karir Anda? Apapun tujuan Anda, haruslah realistis dan dapat Anda pahami dengan jelas. Jika sudah tahu tujuan Anda, maka akan memudahkan Anda memilih jenis pendidikan yang tepat.
2. Identifikasi Kondisi. Anda perlu mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan Anda agar dapat menyusun strategi yang efektif, hingga effort yang sudah Anda lakukan tidak sia-sia. Anda juga perlu mengidentifikasi minat Anda. Aspek yang juga tidak kalah pentingnya adalah masalah dana, sejauh mana Anda sanggup membiayai pendidikan tersebut. Jika dana Anda ternyata pas-pasan, tentunya Anda perlu mencari alternatif lain, yaitu dengan fellowship/scholarship atau beasiswa.
3. Kebijakan Perusahaan. Carilah informasi tentang kebijakan perusahaan. Apakah perusahaan Anda termasuk yang longgar, memberi kebebasan pada karyawannya untuk menimba ilmu setinggi-tingginya, atau malah memberikan batasan. Misalnya, Anda diijinkan kuliah lagi jika sudah bekerja sekian tahun dan pilihannya harus yang sesaui dengan bidang kerja Anda. Bertanyala pada atasan Anda tetang kebijakan perusahaan yang perlu Anda ketahui. Minta juga pendapat atasan, dan syarat-syarat yang harus Anda penuhi, jika Anda ternyata menerima beasiswa untuk bersekolah di luar negeri.
4. Jangan Asal Terkenal. Sekolah yang tepat tidak harus mahal dan terkenal. Pilih yang sesuai dengan kondisi Anda, dapat memenuhi kebutuhan karir, dan dapat meraih tujuan pendidikan yang Anda tetapkan. Ketika memilih sekolah hal-hal yang perlu Anda perhatikan di antaranya, status sekolah, akreditasi, lokasi, kualitas pengajar, fakultas dan konsentrasi yang ditawarkan, serta fasilitas yang menunjang studi Anda.
5. Menyusun Rencana. Anda perlu menyusun rencana yang berkaitan dengan pemilihan mata kuliah, jumlah kredit yang harus diambil dan dikumpulkan, serta tugas akhir yang harus diselesaikan. Untuk hal ini sebainya Anda berkonsultasi pada dosen pembimbing. Atasan Anda juga bisa dimintai pertimbangan.
6. Mengatur waktu. Tentukan mana yang penting, mana yang tidak, dan mana yang mendesak, mana yang tidak. Perbarui prioritas Anda setiap minggu. Tergantung kebutuhan dan kondisinya. Karena yang mendesak hari ini, besok belum tentu.



Leave Comment