Jan
22nd

Dalam sebuah keluarga, belum terasa lengkap apabila belum hadir seorang buah hati. Namun bagaimana apabila setelah sekian tahun, belum juga dikaruniai anak? Beberapa langkah yang dapat ditempuh oleh keluarga tersebut, diantaranya melaksanakan program bayi tabung dan mengangkat anak (adoption). Program bayi tabung selain memerlukan kondisi sperma-sel telur dan rahim yang sehat juga membutuhkan biaya yang sangat besar, sedangkan adoption bisa dilakukan siapa pun asalkan ‘chemistry’ sayang telah muncul antara pasangan suami-istri dan anak yang hendak di angkat. Sehingga mekanisme yang kedua inilah yang sering ditempuh, sebuah keluarga yang mendambagakan hadirnya anak dalam kehidupan mereka. Bagaimana tinjauan dari sisi hukum, agar si kecil tersebut tidak menemui permasalahan di masa yang akan datang? Berikut ini adalah tips mudah melakukan adopsi anak secara legal berdasarkan Keputusan Menteri Sosial RI No. 41/HUK/KEP/VII1984 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perizinan Pengangkatan Anak:

1. Calon Orang Tua Angkat. Calon Orang Tua Angkat berstatus kawin dan minimla berumur 25 thun, maksimal 45 tahun. Pada saat mengajukan permohonan, minimal mereka sudah menikah selama 5 tahun, dan tidak memungknkan memiliki anak sendiri yang dibuktikan dengan dokumen secara tertulis seperti keterangan dokter ahli, tidak memiliki anak atau hanya memiliki satu anak kandung, atau hanya memiliki seorang anak angkat, tetapi tidak punya anak kandung.

2. Kondisi Keuangan dan Sosial mapan, yang harus dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari negara asal pemohon.

3. Memperoleh Persetujuan tertulis dari pemerintah negara asal pemohon. *

4. Surat Keterangan kelakuan baik dari kepolisian RI.

5. Keterangan Dokter yang menyatakan sehat jasmani dan rohani.

6. Telah Menetap di Indonesia sekurang-kurangnya selama 3 (tiga) tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pejabat yang berwenang. *

7. Telah Merawat dan memelihara anak yang akna diangkat tersebut sekurang-kurangnya 6 bulan untuk anak batita dan selama 1 tahun untuk anak yang berumur 3-5 tahun.

8. Surat Pernyataan secara tertulis yang menyatakan bahwa pengangkatan tersebut memang semata-mata untuk kepentingan dan kesejahteraan anak yang bersangkutan.

*) Apabila Pemohon dari luar Indonesia



Related Post


  • Tips Merancang Pencahayaan Kamar Anak
  • Tips Bijak Berkendara Bersama Anak
  • Tips Menciptakan Suasana Rumah Aman Bagi Anak
  • Tips Menjadikan Televisi Sebagai ‘Sahabat’ Anak
  • Tips Mudah Memotivasi Anak Untuk Membaca

  • Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari Tipsanda.com?
    Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

    Delivered by FeedBurner