Persiapan kendaraan mutlak dilakukan saat mudik lebaran. Bila tidak, bukan mustahil petaka siap menghampiri Anda dan keluarga. Untuk itu, berikut ini 10 tips persiapan teknis sebelum perjalanan mudik berlangsung:

1. Tune-up. Mengembalikan kondisi mesin dalam keadaan optimal merupakan langkah awal sebelum perjalanan mudik. Proses yang dapat Anda lakukan pun cukup mudah, seperti membersihkan karburator dan penetran, filter udara, bensin dan mengganti busi. Namun bagi beberapa kendaraan yang masih memerlukan penyetelan celah, katup, sebaiknya dilakukan oleh mekanik berpengalaman.

2. Tekanan Angin Ban. Sebagai media penghubung antara kendaraan dengan permukaan jalan, tekanan angin ban perlu dijaga. Bila tidak, pecah ban pun dapat terjadi akibat tidak sesuainya tekanan angin ban dengan yang diusung. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan rekomendasi dari produsen mobil. Umumnya data tersebut ditempatkan di bagian pintu pengemudi.

3. Kondisi Lampu. Pastikan kondisi lampu di kendaraan dapat bekerja dengan baik. Seperti lampu utama, sain, rem hingga parkir. Tak ada salahnya untuk menyiapkan lampu cadangan berikut sekringnya.

4. Minyak Rem. Sebagai fluida di dalam sistem rem mobil, kadang kurang mendapat perhatian. Padahal, perannya begitu penting dalam kinerja sistem desentralisasi ini. Kemampuan mengikat kandungan air merupakan sifat minyak rem yang merugikan. Bila diabaikan, korosi yang dapat menyebabkan rem macet pun mudah terjadi. Untuk itu, sebaiknya minyak rem diganti setiap tahun sekali atau 20.000 km.

5. Periksa Oli Mesin. Selain sebagai pelumas, fungsi dari oli pun sebagai pendingin mesin. Apa jadinya, bila kualitas dan jumlah oli mesin telah menurun dari batas toleransi? tentunya kerja mesin pun semakin berat akibat gesekan berlebih terjadi. Agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, sebaiknya Anda menyesuaikan spesifikasi oli dengan kebutuhan mesin. Terutama bagi kendaraan bermesin modern yang memiliki teknologi pengaturan waktu bukaan katup. Begitu pula dengan filter oli yang wajib diganti sebelum perjalanan berlangsung.

6. Cek Cooling System. Cooling system akan mendapat ujian berat saat menghadapi kemacetan saat mudik lebaran. Bila kondisinyatidak prima, gejala overheat berpotensi terjadi. Penggunaan radiator coolent menjadi langkah terbaik untuk meningkatkan titik didih dan melumasi cooling system. Selain kondisi radiator, thermostat, slang, thermoswitch, serta kipas, perlu mendapat perhatian ekstra.

7. Ganti Oli Transmisi. Bagi pemilik mobil bertransmisi otomatik, peran pelumas juga vital. Kemacetan lalu lintas menjadi momok bagi fluida di transmisi matik, apalagi bila transmisi tidak dilengkapi denga pendingin. Gejala slip dapat dengan mudah timbul.

8. Karet As Roda. Dominasi mobil berpenggerak roda depan membuat kinerja as roda kian berat. Grease berdaya tahan baik terhadap suhu tinggi menjadi pilihan terbaik untuk memperpanjang usia bearing roda. Apalagi bila karet pelindungnya sobek, bearing tidak memiliki pelumas dan efeknya usia as roda akan lebih singkat.

9. Wiper. Selain karet wiper, air washer pun perlu mendapat sentuhan. Apalagi beragam kotoran jalan akan menghiasi selama perjalanan mudik lebaran. Jangan sampai, kotoran mengganggu visibilitas pengemudi. Tak kalah pentingnya, sakelar dan motor wiper wajib dalam kondisi prima.

10. Periksa Kondisi Ban Serep. Posisinya yang tersembunyi kerap kali kurang mendapatkan perhatian. Namun bila saat ban kempes, peran ban serep menjadi begitu penting. Untuk itu, perlu memastikan ban serep dalam kondisi siap pakai. Selain ketebalan ban, tekanan angin, juga tools untuk menggantinya, seperti kunci roda dan dongkrak juga harus tersedia.



Related Post


  • Tips Memeriksa Mobil Sebelum Dipakai Mudik
  • Tips Mudah Agar Cat Kendaraan Tetap Mengkilap
  • Tips Sukses Persiapan Pernikahan
  • Tips Agar PRT Merasa Kerasan(Betah)
  • Tips Mencari Bengkel Tepat Untuk Kendaraan Anda

  • Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari Tipsanda.com?
    Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

    Delivered by FeedBurner