Jul
24th

Puber Kedua atau dalam bahasa psikologinya dikenal dengan istilah Midlife Crisis , merupakan suatu keadaan yang alamiah yang dialami pria pada usia 35-40 tahun. Menurut Maria Theresia Wisyastuti , psikolog dari Jagadnita Consulting , banyak faktor yang menjadi penyebabnya, dan hal ini merupakan bagian dari fase pematangan diri seorang laki-laki. Midlife Crisis membuat laki-laki tidak mengerti apa yang harus mereka lakukan. Itulah mengapa beberapa orang menyebutkan bahwa masa-masa ini adalah masa-masa kritis dalam sebuah rumah tangga. Dalam situasi ini, Laki-laki tiba-tiba merasa tidak mempu menyelesaikan pekerjaannya. Tentu hal ini merupakan hal yang tidak nyaman, karena mereka merasa ada sesuatu yang salah dalam hidupnya. Berikut ini adalah Tips mengenal ciri pria yang terserang puber kedua (Midlife Crisis ) serta bagaimana Anda bisa membantunya:

1. Dia Mengatakan Hidupnya Membosankan. Dia sangat mencintai dan menikmati pekerjaan dan kehidupannya. Namun kini, sikapnya berubah 180 derajad. Dia terlihat tidak bahagia, gelisah dan apatis. Dia yang begitu rasional tiba-tiba terjebak dalam permainan perasaan, impian seolah hilang dan dia juga merasa terjebak dalam rutinitas. Anda mungkin akan menghiburnya dengan, “Sudahlah, honey, ngga usah dipikirkan, itu hanya perasaan kamu saja.” Menurut Maria, nasihat itu sebenarnya kurang tepat. Karena persoalan perasaan memang cenderung eksis. Tips: Ada cara yang lebih bijak yang bisa Anda lakukan, misalnya, dengan menjadi pendengar yang baik. Biarkan ia menumpahkan perasaannya. Ajak ia melakukan perubahan. Misalnya dengan jalan-jalan berdua (second honeymoon ) atau melakukan kegiatan yang menyenangkan baginya (sesuai hobinya).

2. Dia Punya Affair. Saat terkena midlife crisis , laki-laki memang membutuhkan perhatian lebih. Dalam keadaan seperti ini mereka rentan sekali terlibat affair . Bisakah Anda mencegahnya? Tips: Anda bisa mencegahnya dengan memperlakukannya secara istimewa dan memberinya perhatian lebih. Ingat, laki-laki kadang berselingkuh seringkali bukan karena perempuan lebih cantik, tapi lebih karena si pasangan baru bisa memperlakukannya dengan lebih baik.

3. Dia Membuat Keputusan “Aneh”. Tiba-tiba saja ia memaksakan diri membeli mobil mewah impiannya. Padahal sat itu kondisi keuangan Anda berdua tidak begitu baik. Mengapa ia manjadi sangat tidak logis? Tips: Anda tidak dapat mengubah atau meperbaikinya. Anda hanya perlu mengambil jarak dan membiarkannya menemukan sendiri apa yang ia cari. Bersabarlah dan pahamilah kondisinya. Sedikit demi sedikit, bukalah komunikasi dengannya. Diskusikan dengan kepala dingin mengenai keputusannya tersebut.

4. Dia Berubah Menjadi Genit. Ciri ini juga mengagetkan. Sekarang dia menjadi rajin facial . Dia merasa tidak percaya diri dengan jerawat kecil atau rambut putih yang mulai tumbuh. Tips: Sesungguhnya hal itu menunjukkan keadaanya yang tidak nyaman dalam dirinya. Adan tidak perlu mengritik dan mengeluarkan sindiran-sindiran nyinyir. Bersabarlah. Tingkatkan kepercayaan dirinya dengan mengatakan bahwa Anda mencintainya dan katakanlah bahwa dialah orang terpenting dalam hidupnya.

5. Dia Mulai “Menghilang”. Saat ini dia sedang merasa lebih asyik berkumpul dengan para temannya dibanding dengan Anda. Menyebalkan memang! Tips: Laki-laki dan perempuan pada dasarnya memang berbeda, karena mereka berasal dari planet yang berbeda. Perempuan bisa curhat saat mengalami masalah. Hal ini dilakukannya pada teman atau pasangan. Sedangkan pria, lebih suka menyelesaikan masalahnya sendiri. Jika dia mulai “menghilang”, biarkan saja. Dia hanya sedang memikirkan persoalannya dan menemukan jalannya sendiri. Lalu? Nikmati saja hidup Anda dan bersenang-senanglah bersama sahabat. Karena, begitu dia berhasil menyelesaikan persoalannya, dia akan kembali kepada Anda.

6. Dia Terlihat Depresi. Belakangan dia lebih banyak tidur dan idak bersemangat. Nafsu makannya pun berkurang, ia kerpa kali mengeluh sakit kapala. Keadaan ini merupakan dampak masa lalu. Pada hari-hari biasa, ia mengabaikan perasaannya. Ketika dia sedang mengalami krisi, perasaan itu akan muncul lagi. Tips : Jika pasangan Anda menunjukan gejala seperti ini, Anda bisa mengajaknya ke terapis, psikolog atau mungkin ke penasihat spiritual. Jika dia tidak bersedia, Adan bisa datang seorang diri. Ceritakan keadaannya, mintalahpendapat tentang treatment terbaik. Jad, menghadapi laki-laki yang sedang mengalami midlife crisis, memang membutuhkan kesabaran. Anda juga dituntut untuk lebih wise dan mencoba memahami sepenuh hati.



Related Post


  • Tips Lengkap Mendeteksi Cowok Tipe Si Anak Mami
  • Tips Mengenal 15 Alasan Pria Malas Berkomitmen
  • Tips Mengenal 5 Cara Licik Pria Menaklukan Wanita
  • Tips Mudah Mengenali Ciri Makanan Berformalin/Boraks/Pewarna Tekstil
  • Tips Mengenal 3 Tahap Hubungan Cinta

  • Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari Tipsanda.com?
    Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

    Delivered by FeedBurner