Makanan tim merupakan makanan bertekstur padat dengan kepadatan mendekati kepadatan makanan orang dewasa, tetapi tetap empuk. Diberikan saat buah hati Anda menginjak usia 9 bulan. Makanan ini bisa diolah dengan cara direbus dan dikukus. Untuk menambahkan variasi cita rasa, dapat pula diolah dengan di-oven atau dimasak menggunakan microwave. Berikut ini adalah Tips mengenal cara pemberian makanan tim untuk si kecil:
1. Pemberian makanan tim tidak boleh mengganggu jadwal pemberian ASI, berarti makanan ini hanya boleh diberikan setelah bayi disusui atau diantara dua jadwal penyusuan.
2. Awalnya, berikan satu jenis makanan tim 2-3 hari berturut-turut agar bayi dapat mengenal rasanya. Setelah itu, beru diperkenalkan jenis tim lain. Pengenalan aneka jenis bahan makanan secara bergantian memudahkan bayi menerima apapun karena telah mengenal rasanya.
3. Jika bayi menolak suati jenis makanan tim, jangan sesekali Anda memaksanya. Sikap mamaksa hanya membuat si kecil akan mogok makan. Berikan kembali pada hari berikutnya. Jangan pula cepat menyimpulkan bayi Anda tidak menyukai makanan tim tersebut sehingga menghapusnya dari menu makanan sehari-hari.
4. Jika bayi menunjukkan reaksi alergi terhadap makanan tim tertentu, bukan berarti selamanya Anda tidak memberikan makanan tersebut. Latih bayi untuk menerima makanan tersebut di usia yang lebih besar.
5. Jangan lupa berikan air putih sebelum dan sesudah si kecil menghabiskan makanan. Batasi pemberian air minum sebelum makan agar bayi tidak kenyang sebelum makanan utamanya disantap.
6. Sajikan makanan tim dalam mangkuk atau piring berbahan dasar plastik khusus makanan (food grade), sebagaimana pernah saya posting pada artikel Tips Cerdas Membeli Wadah Plastik Yang Aman, serta berikan dengan sendok kecil khusus bayi yang dangkal dan berujung bulat



Leave Comment