Mar
8th

Chad Hurly, Jawed Karim dan Steve Chen selalu terlihat asyik bermain video game setelah keluar dari perusahaan Paypal. Orang tua ketiganya sampai bingung dan menganggap mereka hanya melakukan hal bodoh sepanjang hari. Namun, ketiganya membuktikan melalui situ YouTube -yang mereka buat pada Februari 2006- saat orang tua mereka masih belum mengerti dengan apa yang sebenarnya mereka lakukan. YouTube dibeli Google dengan saham senilai USD 1.65 milyar dollar! Oleh majalah Time, YouTube bahkan dianugerahi Invention Of The Year 2006. Pesan moral yang dapat Anda ambil adalah tidak selamanya kerja santai tidak mampu mengahasilkan prestasi. Hal ini dikuatkan oleh pendapat dari Setiadji Parwono, konsultan organisasi manajemen dan dosen Fakultas Psikologi Unversitas Persada Indonesia YAI, bahwa bekerja dalam keadaan santai dan tidak terburu-buru sebenarnya justru banyak membawa banyak keuntungan, baik bagi karyawan maupun perusahaan. “Karyawan yang tidak menghabiskan seluruh waktunya hanya untuk karir biasanya memiliki hubungan lebih harmonis dengan orang di sekitarnya, seperti teman, keluarga maupun pasangan, karena secara psikologis jiwanya lebih sehat sehingga tidak mudah terserang stres.”, imbuhnya. Berikut ini adalah tips sukses bekerja dengan santai tapi serius:

1. Tentukan Tujuan. Setiap kali diberi tugas, jangan langsung berusaha untuk menyelesaikan saat itu juga. Ambil waktu untuk berpikir kira-kira nantinya tujuan apakah yang ingin Anda raih melalui tugas tersebut. Dengan memiliki tujuan, secara otomatis akan terbentuk blueprint di kepala mengenai langkah-langkah yang harus Anda tempuh.

2. Skala Prioritas. Mengingat banyaknya tugas yang menumpuk di meja Anda pada hari itu, dan masing membutuhkan penyelesaian dari Anda, maka buatlah skala prioritas dari seluruh pekerjaan yang menumpuk di meja Anda. Cobalah untuk melakukan breakdown yang realistis pekerjaan Anda menjadi small step-by-step sehingga Anda lebih mudah memetakan mana yang harus selesai pada jam itu, mana yang harus selesai pada hari itu dan mana yang tidak membutuhkan penanganan segera. Agar Anda bisa konsisten dengan skala prioritas Anda, buatlah To-Do-List. Kunci keberhasilannya adalah jangan pernah menunda mengerjakan item yang sudah Anda tulis pada To-Do-List Anda. Lebh lengkap tentang bagaimana menghilangkan kebiasaan menunda pekerjaan dapat Anda baca pada artikel Tips Menghilangkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

3. Hidup Untuk Hari Ini. Punya tujuan karir untuk jangka panjang memang bagus. Anda tentunya tidak mau terus menerus berada di posisi staf. Namun, jangan sampai cita-cita Anda tersebut membuat Anda lupa segala hal selain pekerjaan. Bergaji Tinggi tapi kesepian? Sama saja bohong! Menyempatkan makan siang bersama teman kuliah atau belanja sepulang kantor misalnya. Jadi, nikmati sepenuhnya hari ini tanpa terpaku hanya pada urusan pekerjaan.

4. Stop Membandingkan. Setiap orang punya pola kerja berbeda. Kalau atasan dan rekan kerja termasuk tipe pekerja serius sepanjang hari, Anda tidak perlu menyamakan dengan mereka. Memang pada awalnya Anda akan merasa bersalah karena Anda terlalu santai, tapi tenang, selama Anda mampu menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat, hal ini tidak mejadi masalah.

5. Tidak Memaksakan Kemampuan. Merasa kewalahan dengan beban kerja Anda sekarang? Jangan hanya diam dan bersungut-sungut di belakang, bicarakan dengan atasan. Sebab, jika Anda tidak mengutarakannya, atasan menganggap Anda mampu mengerjakan semua tugas. Jangan ragu menolak bila mendapat limpahan tugas sementara kerja Anda sendiri belum beres. Kalau Anda paksa menyelesaikannya, hasilnya biasanya tidak optimal.

6. Gunakan Teknologi. Teknologi diciptakan untuk memudahkan kerja manusia. Jadi manfaatkan sebanyak-banyak teknologi untuk mendukung pekerjaan Anda. Misalnya, gunakan Yahoo Messanger untuk memudahkan Anda berkoordinasi dengan rekan Anda diluar kota, baik untuk komunikasi maupun tukar menukar dokumen. Anda tidak perlu bingung dan kepayahan bertelepon dan mengirimkan fax dokumen berlembar-lembar kepadanya.

7. Ambil Cuti. Kapan terakhir Anda berlibur? Kalau sampai Anda tidak bisa mengingatnya, sudah saatnya, Anda memanfaatkan jatah cuti Anda. Sangat rugi apabila cuti Anda sampai hangus gara-gara tidak ‘rela’ meninggalkan pekerjaan. Sama seperti baterai ponsel yang setiap saat harus di-charge agar dapat menyuplai tenaga ke handphone.



Related Post


  • Tips Lolos Masa Percobaan
  • Tips Cerdas Menolak Dijadikan Pacar/Kekasih
  • Tips Sukses Menembak Cewek Idaman
  • Tips Fengshui Meraih Sukses Lewat Meja Kerja
  • Tips Sukses Menembak Cewek Idaman

  • Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari Tipsanda.com?
    Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

    Delivered by FeedBurner