Feb
10th

Oli merupakan komponen yang cukup vital dalam sebuah kendaraan. Penggantian oli mesin sebaiknya setiap 1200 km sampai dengan 1700 km. Akan tetapi dengan kondisi jalanan yang seringkali macet, mesin motor tetap berputar dan kerja oli semakin berat. Untuk motor yang jarang digunakan, sebaiknya oli diganti per 3 bulan sekali. Berikut ini beberapa tips tepat mengganti oli:

1. Panaskan Mesin. Saat akan mengganti oli pada motor Anda, sebaiknya panaskan terlebih dulu mesin motor kurang lebih selama 5 menit. Setelah itu keluarkan oli saat keadaan mesin masih panas. Hal ini dilakukan agar oli menjadi lebih encer. Tetapi ingat! Jangan Andan lakukan pergantian oli saat mesin masih terlalu panas. Hal ini dapat membuat metal memuai.

2. Hindari Angin Kompresor. Sebaiknya, Anda menghindari penyemprotan menggunakan angin kompresor pada lubang masuk oli. Mengapa? Karena udara dari kompresor mengandung air sehingga bisa beresiko menimbulkan karat. Sebaiknya diselah/dikayuh saja menggunakan foot starter 3 sampai 5 kali supaya sisa oli turun.

3. Gunakan Foot Starter. Untuk memastikan oli lama sudah keluar semuanya, lakukan cranking atau putar mesin Anda menggunakan foot starter beberapa kali. Boleh menggunakan electric starter tapi harus dibatasi.

4. Kocok Oli Baru. Sebelum memasukkan oli baru, jangan lupa untuk mengocok-ngocoknya terlebih dahulu. Fungsinya agar lapisan tipis pelindung mesin pada saat bergesekan yang bisanya mengendap di bawah dapat tercampur kembali dengan baik.

Mint Cosmetics


Related Post


  • Tips Aman Dari Pencurian Sepeda Motor
  • Tips Sederhana Merawat Rantai Motor
  • Tips Mencari Bengkel Tepat Untuk Kendaraan Anda
  • Tips Sederhana Memodifikasi Motor Agar Lebih Kencang Lajunya
  • Tips Aman Bermotor Bagi Wanita

  • Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari Tipsanda.com?
    Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

    Delivered by FeedBurner



    Leave Comment