Pernahkan Anda memikirkan, mengapa TV high definition di suatu show room selalu menampilkan gambar setetes embun yang tengah jatuh dari daun? Ya, para penjual itu akan berusaha memberikan pengalaman menonton yang menakjubkan bagi Anda, dan dia memilih sebuah klip dengan gambar indah dan kaya warnayang bisa dioptimalkan dengan mengutak-akit setting contrast dan brightness; namun iara pertandingan sepak bola di rumah nantinya tak sebagus tampilan tersebut.

Membeli TV memang membingungkan dan itu sebabnya merek paling laku adalah TV-TV keluaran china, keluaran perusahaan yang tidak terkenal dan menggunakan komponen-komponen berkualitas rendah. Bnayk pembeli yang tidak tahu apa-apa, memutuskan untuk membeli yang paling murah saja. Namun bila anda ingin menjadi seorang pembeli yang piawai, sabaiknya bekali diri Anda dengan Tips berikut ini:

1. Ukuran Yang Pas. Para ahli menyarankan, ukuran layar televisi yang baik (diukur secara diagonal) adalah 1/3 sampai 1/4 jarak pandang dari sofa tempat Anda duduk menyaksikan televisi. Dengan kata lain, pesawat televisi 40 inci harus berjarak 12 kaki/feet (1 feet = 30 centimeter) dari kursi Anda.

2. Resolusi Yang Pas. Resolusi standar untuk layar TV adalah 108op dan Anda membutuhkannya bila ingin mendapatkan gambar terbaik dari pemutar Blu-ray atau HD-DVD Anda. Bila Anda hanya menggunakannya untuk menonton siaran televisi saja, yang tidak menghasilkan kualitas gambar high definition, Anda bisa memilih alternatif yang lebih murah. yaitu 720p.

3. Harga Yang Pas. Berapa biaya yang Anda keluarkan tergantung pada teknologi TV yang anda beli: plasma, LCD atau rear projection. Secara umum, plasma paling baik, LCD berfungsi baik di ruangan terang, dan rear projection paling murah. Jenis TV LCD memiliki karakteristik khusus. LCD atau Liquid Crystal Display mampu memberikan tampilan gambar maksimal (bersih/tajam/jernih) ketika mentransmisikan sinyal digital, seperti DVD, TV Cable, dsb. LCD kurang dapat memberikan tampilan gambar maksimal ketika digunakan untuk menampilkan sinyal analog seperti sinyal-sinyal di Indonesia pada umumnya (Sinyal stasiun TV di Indonesia). Sehingga Anda akan merasakan kualitas gambar berbeda, ketika menonton film di RCTI/SCTV/dll dibandingkan Anda menyaksikan sebuah Film dengan menggunakan DVD. Karena film di RCTI/SCTV/dll menggunakan sinyal analog sedangkan film di DVD telah menggunakan sinyal digital.



Related Post


  • Tips Menjadikan Televisi Sebagai ‘Sahabat’ Anak
  • Tips Cerdas Berbuka Puasa Dengan Praktis
  • Tips Mengontrol Kebiasaan Anak Menonton TV
  • Tips Cerdas Memilih Kasur Baru
  • Tips Tepat Memilih Shampoo

  • Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari Tipsanda.com?
    Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

    Delivered by FeedBurner