Nov
18th

Ada banyak hal yang bisa Anda sebagai orang tua lakukan untuk membantu si kecil menghilangkan rasa takut yang berlebihan, tanpa harus menunggunya menjadi phobia. Berikut ini tips yang bisa Anda lakukan tersebut:

1. Hindari Contoh Yang Salah. Anak-anak belajar banyak melalui apa yang ia lihat dan dilakukan oleh orang tuanya.Orang tua yang penakut akan menjadikan anaknya penakut juga. Jadi hindari menunjukan ketakutan yang berlebihan di hadapan anak. Sebaliknya, Anda dan Pasangan harus belajar memperlihatkan sikap tenang dan berusaha mengatasinya, sehingga si kecil juga belajar menghadapi ketakutan mereka.

2. Jangan Berlebihan Dengan Ketakutannya. Jangan mengindahkan si kecil, tapi juga jangan bersikap over reactive. Hindari melakukan perubahan drastis, misalnya dengan membawa si kecil ke dokter untuk berkonsultasi atau mengajaknya tidur dengan orang tua. Keadaan ini memungkinkan untuk dimanfaatkan dan menjadikan ketakutan sebagai senjata. Bersikaplah normal dan berikan penjelasan tentang ketakutannya ini.

3. Jelaskan Kalau Rasa Takut Adalah Normal. Tidak wajar rasanya bila si kecil merasa bersalah ataupun malu karena takut. Jadi, biarkan si kecil tahu kalau semua orang pernah merasa takut – bahakan orang tuanya juga. Tekankan kalau rasa takut itu bisa kita kendalikan.

4. Ajak Ia Berbicara. Kadangkala akan sangat membantu bila kita mengajak si kecil berbicara tentang apa yang ia takutkan. Biarkan si kecil tahu kalau Anda bersedia mendengar dan membantunya. Perbanyak aktifitasnya di waktu senggang, sehingga rasa takutnya terlupakan.

5. Ajarkan Bicara Secara Positif. Berbicara tentang hal positif bisa dijadikan kekuatan. Semakin sering ia mengatakan hal-hal positif pada dirinya akan membuatnya semakin yakin dengan kekuatan yang ia miliki. Bila ia ingin ke toilet di malam hari, ajari ia mengatakan, “saya tidak takut, ini hanya gelap. Tidak ada yang akan mengganggu.”

6. Bersikap Realistik. Perlu diingat orang tua, rasa takut merupakan hal yang normal dalam perkembangan si kecil. Jadi, ajarkan mereka mengatasi ketakutannya ini dengan perasaan tenang. Ketika ia berhasil mengatasi satu ketakutan, sangat wajar bila ketakutan lain muncul.

7. Hidari Aktifitas Yang Membuatnya Takut. Jangan biarkan anak yang penakut menonton tayangan atau cerita-cerita seram, terutam menjelang tidur.

8. Jangan Menakut-Nakuti. Jangan menakut-nakuti anak dengan cerita seram, hanya agar mereka mematuhi perkataan Anda. Misalnya, “Jangan keluar malam-malam, nanti diculik kolor ijo!”, dsb. Perkataan ini bisa menimbulkan rasa takut yang berlebihan pada si keci.

9. Jangan Overprotective. Orang tua yang overprotective sangat mudah membuat anak menjai penakut. Membiarkan si kecil begitu saja tanpa peduli berbagai risiko yang bisa membuat mereka takut juga tidak bijak. Sebaiknya, saat si kecil berhadapan dengan rasa takut, tenangkan dia dan bantu untuk menghadapi perasaan itu. Peran orang tua dalam menghadapi ketakutan anak sangat dibutuhkan.

10. Ajarkan Menghalau Ketakutan. Banyak hal yang bisa dilakukan dalam membantu si kecil menghadapi rasa takut. Misalnya, kita bisa mengajaknya mendengarkan musik – sebab musik mempunyai efek yang menenangkan bagi anak-anak. Atau ajarkan kepada mereka untuk mengalihkan perhatian secara mandiri, misalnya melakukan berbagai aktifitas yang sifatnya menyenangkan



Related Post


  • Tips Atasi Keputihan Bagi Ibu Hamil
  • Tips Mudah Mengatasi Bayi Takut Mandi
  • Tips Mempertajam Sensorik Si Kecil
  • Tips Mudah Meningkatkan Rasa Percaya Diri
  • Tips Mudah Mendapatkan Perut Indah Bebas Lemak

  • Anda Ingin Berlangganan Free-Artikel Dari Tipsanda.com?
    Daftarkan e-mail Anda di bawah ini dan pastikan verifikasi melalui email Anda:

    Delivered by FeedBurner